agen bola terpercaya

Jumat, 19 Oktober 2012

Awan kelabu di timnas indonesia

agen bola terpercaya - Awan kelabu kini tengah menggelayuti dunia sepak bola Indonesia yang tampil menyongsong SEA Games XXV Laos karena pada pertandingan putaran kedua penyisihan Grup B di Chao Anouvong Stadium, Senin (7/12), tim "Merah-putih" dibekuk oleh tuan rumah 2-0. Hal ini membuat posisi Indonesia menjadi sangat kritis karena posisi mereka semakin terancam dan bisa jadi tersingkir di babak penyisihan grup.

Saat ini Indonesia tengah menyelam jauh di dasar klasemen sementara dengan hanya berhasil mengantongi sebiji poin keberuntungan setelah bermain imbang 2-2 saat melawan Singapura pada laga perdana, Sabtu (5/12). Sementara itu Laos yang mendapat tambahan tiga poin dari kemenangan itu langsung duduk di puncak klasemen, menggeser Singapura yang sebelumnya menang 2-1 atas Myanmar. Laos telah berhasil mengumpulkan empat poin dan unggul selisih gol dari Singapura setelah pada laga perdana, mereka mampu bermain imbang dengan skor 1-1 saat melawan Myanmar.

Dengan demikian, Indonesia tidak punya pilihan lain ketika melakoni partai terakhir penyisihan grup pada Kamis (10/12), di lapangan yang sama. Saar melawan Myanmar, tim besutan pelatih asal Uruguay Alberto Bica ini harus digenjot untuk menang dengan skor mencolok, untuk memetik harapan ke semifinal.

Hanya saja, nasib yang kini tengah dialami oleh Boaz Salossa dan kawan-kawan ikut dipengaruhi oleh pertandingan Laos vs Singapura, yang sukses digelar setelah pertandingan Indonesia vs Myanmar. Jika Laos dan Singapura bermain dengan aman dan tidak saling mengejar kemenangan alias hanya mengejar hasil seri, maka apapun hasil yang telah diraih oleh Timnas Indonesia menjadi tak berarti apa-apa, karena pasti mereka akan tersingkir dan diusir pulang kampung. Mengapa? Sebab, dengan meraih hasil seri saja, Singapura dan Laos akan menjadi wakil dari Negara-negara yang tergabung dalam Grup B untuk maju ke semifinal pesta olahraga negara-negera Asia Tenggara ini.

Tampil di hadapan puluhan ribu pendukung tuan rumah, Indonesia sempat bisa mengimbangi permainan lawan karena sampai turun minum skor “kaca mata” tetap dipertahankan. Tetapi pada babak kedua berlangsung, tepatnya pada menit ke 66 dan 76, petaka bagi Indonesia terjadi, karena dua kali kiper Franky Irawan terpaksa harus memungut bola dari dalam jaringnya karena eksekusi dari Lamnao Singto.

Sumber: kompas.com - agen casino

Tidak ada komentar:

Posting Komentar