agen bola terpercaya

Selasa, 22 Januari 2013

Ballon d’or layak untuk pemain terbaik

agen bola terpercaya - Ballon d'Or pada dasarnya adalah suatu bentuk penghargaan yang diberikan kepada paran pesepakbola yang diketahui benar-benar memiliki talenta yang terbaik dibandingkan para pemain sepak bola yang lain. Akan tetapi, menurut salah satu legenda sepa bola yang berasa dari Brasil, Ronaldo, pada kenyataannya tak semua pemain terbaik berhak mendapatkan penghargaan paling bergengsi tersebut.

Paolo Maldini adalah salah satu contoh konkret pesepak bola yang diwartakan Ronaldo. Menurut pemain yang diberi julukan ‘Il Fenomeno’ itu, Maldini merupakan seorang pemain sepak bola yang sangat layak menerima penghargaan tersebut saat ia masih aktif sebagai seorang pemain sepak bola lantaran pemain itu terus menunjukkan konsistensi permainan yang apik. "Saya selalu bertukar pendapat dengan sesama rekan setim saya terkait penghargaan individual tersebut (Ballon d'Or -- red). Tak ada keraguan bahwa banyak terdapat sesuatu yang tak adil. Sebab, dalam tahun-tahun tertentu, ada beberapa pemain yang bermain secara konsisten dan layak mendapatkan gelar tersebut," ucap mantan pemain terbaik dunia tiga kali itu seperti dilansir ESPN Star.

"Sebagai contoh, saya selalu menemukan kesulitan yang sangat besar ketika melawan Paolo Maldini. Dia adalah pemain bertahan terbaik yang pernah saya temui sepanjang karier saya. Dia sangat pantas menerima penghargaan tersebut selama beberapa tahun, tetapi terkadang kriteria (pemenang gelar Ballon d'Or) tak bekerja dengan sempurna." Ronaldo melanjutkan, selain kriteria peraih gelar Ballon d'Or yang berada dalam wilayah "abu-abu", faktor kegagalan Maldini disebabkan karena ia adalah seorang bek. Sementara orang-orang cenderung hanya melihat pemain yang mampu mempertontokan skill apik dan gol-gol berkualitas.

"(Kegagalan Maldini) itu disebabkan karena ia adalah seorang pemain bertahan dan publik lebih suka menonton gol-gol dan skill menawan, sementara tugas bek adalah menghentikan hal tersebut. Tetapi Maldini terlalu berbakat untuk menjadi pemain belakang," tutup Ronaldo. Pertemuan Ronaldo dengan Maldini sebagai "musuh" terjadi selama periode 1997–2002, kala Ronaldo baru tiba dari Barcelona menuju Inter Milan. Sementara pada musim 2007–2008, keduanya pernah berada dalam satu tim saat Ronaldo bermain untuk AC Milan.beritabola - agen casino

Tidak ada komentar:

Posting Komentar